Tuesday, November 15, 2016

Diaper Rash Drama

Hampir 2 hari baby Khay lumayan rewel. Segala macam cara dicoba tapi tidak menenangkan si bayi. Ternyata waktu malah hari saya dan uti mengganti popok, tampaklah ruam di kedua pantatnya. Oo ini ni yang bikin rewel. Sebagai mahmud gaul, browsinglah saya tentang ruam popok, eh ternyata selama seminggu ini saya salah dalam menggunakan popok disposable hehee.


Memang sih untuk mencegah rewel  malam hari, seminggu ini saya pakaikan popok disposable. Emang sayanya yang belum ngerti semaleman popok bayi ga diganti, what a mess hahaa. Biasanya saya memang memakaikan popok disposable jam 12 malam, tapi ternyata lebih dari 6 jam ga diganti berpotensi bikin ruam juga, meski yang dipakai popok Pampers Premium Care. Harusnya masksimal 3 jam tu popok harus diganti.  Alhasil karena belum beli krim anti ruam popok, setiap ganti popok saya tiupin atau kipasin tuh pantat bayi hahaa.


Beberapa teman yang saya tanyai tentang ruam popok ini merekomendasikan beberapa merek krim. Namun saya tertarik pada dua merek hasil saya browsing hahaa. Pure Baby sama Sebamed. Sebenernya udah beli Sebamed via online sih, cuman karena masih on the way, saya minta tolong sepupu saya untuk membelikan Pure Baby dulu. Secara yang ada di Klaten city ini cuman Pure Baby hahaa. 



Krim ruam Pure Baby teksturnya mirip tekstur beberapa salep obat, agak pekat. Kemasannya 50ml, yang saya beli seharga 38.000 rupiah di Apotek Kimia Farma Klaten. Sekali pemakaian belum begitu bisa mengurangi ruam popoknya ya, namun untuk pencegahan ruam popok, bisalah dipake. Bau nya wangi dan bukan bau obat. Oh iya untuk ruam keringat, krim Pure Baby juga bisa digunakan menurut cara pakai di kardusnya.



Nah untuk krim Diaper Rash Sebamed Baby yang 100ml harganya 137.000 rupiah, saya beli di olshop langganan saya di instagram Calzshop namanya. Untuk menghilangkan ruam popok baby Khay, krim ini termasuk cepat, alhamdulillah sehari pemakaian ruam langsung berkurang. Teksturnya lembut hampir seperti lotion namun lebih berbau bahan kimia.

Which one I prefer? Ga ada hehehe. Dua – duanya tetep saya pakai, tapi saat ini saya masih pakai sebamed sih karena teksturnya yang lebih lembut. Tapi nanti kalo sudah habis, ya saya lanjutkan yang Pure Baby. J

Adakah pengalaman teman – teman yang bisa dibagi dari masalah ruam popok? Please share with me by leave your comments below  J

Friday, October 21, 2016

Karena Menjadi Ibu adalah Proses Belajar



Yes. I am a new mommy. Alhamdulillah. Dari sekian ide untuk nulis, baru yang ini terealisasikan. 3 minggu sudah malaikat kecil hadir dalam kehidupan saya. Berbagai rasa muncul setiap harinya, dari yang suka, stres, panik, parno, sedih, ketakutan dan lain lain sebagainya mewarnai hari – hari saya. Menjadi Ibu baru tidak mudah apalagi dengan kondisi yang berjauhan dengan suami seperti saya, namun Alhamdulillah nya, saya pulang ke rumah orang tua at least ada yang membantu saya merawat bayi hihii.




Alhamdulillah lagi, suami dapat libur dari kantor 3 minggu dan pas banget sehari setelah suami datang, baby Khay lahir. 3 minggu ditemani suami untuk jagain Khay adalah 3 minggu yang sempurna menurut saya hahaa. Karena suami sangat membantu sekali dalam menjaga Khay, bangun tengah malam, gantian gendong, menjemur baby Khay dan banyak hal lain yang bikin saya merasa dimanja.

Dan tibalah saat suami harus balik ke pulau sebrang. Selama 3 hari saya sempat stres, meragukan kemampuan diri untuk mengurus Khay secara mandiri. Meski di rumah orang tua, kedua orang tua saya bekerja jadi ga bisa terus – terusan bergantian dengan saya untuk ngejaga Khay juga. Belum lagi kekhawatiran akan sosok Papa di mata Khay, beberapa hari saya menangis, segala macam rasa campur aduk muncul. Dan di saat yang sama pula Khay jadi rewel, padahal selama ada papanya Khay hampir relatif tenang.

Karena mulai suntuk, saya curhat ke beberapa sahabat kuliah saya. Dan ternyata memang kebanyakan dari kami bersuamikan orang – orang sibuk yang  kadang susah membagi waktu untuk menjaga si kecil. Berbagi dengan sahabat dan memperoleh nasehat maupun saran mereka membuat saya berpikir kembali, bahwa apa yang saya khawatirkan dialami juga oleh berjuta ibu di luar sana dan merupakan hal yang wajar dialami oleh seorang  ibu baru. Maka saya merubah mindset saya dan mencoba berpikir positif bahwa Allah akan memampukan setiap ibu untuk mengatasi apa yang menjadi kendala dalam menjaga si kecil.


Alhamdulillah, sekarang saya lebih tenang dan santai dalam menjaga baby Khay, meski kadang masih ada sedikit parno nya. Selalu berdoa dan berdzikir bahwa Allah akan memampukan saya dalam menjaga Baby Khay membuat saya lebih percaya diri dalam menjaga Khay. Mengutip perkataan salah satu sahabat saya, bahwa menjadi ibu adalah proses pembelajaran, tidak ada yang sempurna maka tidak perlu terlalu khawatir ketika kita merasa tidak mampu menjadi ibu baru yang sempurna untuk anak kita. 

Monday, January 25, 2016

Save Gaza



Helping our brother and sister in Gaza is a must as a moslem, although only praying. Let's open our mind, the genocide is real, they need us. Moslem, one soul one body.
Spreading the message to stop the massacre is one thing that I can do.

Saturday, January 16, 2016

Hari Ini Setahun Yang Lalu





Dirimu ikrarkan janji itu di depan ayahku
Beranikan diri untuk mengambil alih kewajibannya
Bukan hal yang mudah namun selalu kamu usahakan

Meski berjalan tidak seperti biasanya 
Namun itulah makna perjuangan kita

Tawa dan tangis telah mewarnai bulan – bulan kita
Dan hanya kepasrahan, keikhlasan dan kesabaran pegangan kita

Doakan diriku yang masih belajar ini
Untuk memampukan diri menjadi yang tersolehah untukmu
Terima kasih telah menjadi yang terbaik bagiku

Semoga semakin banyak kemudahan yang kita dapatkan di depan

Ana uhibbuka fillah ilal jannah ya Zauji



Danke !



Dibalik kue yang amat menawan ini. Dibalik kegejean rencana yang akhirnya gagal. Terlalu banyak manusia manusia baik hati, berbudi tulus dan selalu ada untuk kami. Sahabat – sahabat suamiku dan sahabat – sahabat baruku.


Terima kasih atas kesediaannya, khususnya Kak Weny sayang yang berhasil merubah rencana gejeku. Terima kasih bang Ham dan Nanay, Rendra, Joel, Oka, Irma dan Muslim. Terima kasih.
Semoga persabatan kita selalu terpadu dalam kehangatan.






Happy Birthday, Love



3 Januari
29 tahun yang lalu
Dirimu terlahir di muka bumi ini
Sebagai khalifahNya
Pengemban amanahNya
Selamat mengulang hari lahirmu
Selamat mengisi waktu duniamu
Selamat berjuang dalam ibadahmu
Terlantunkan selalu doa untukmu wahai imamku
Semoga jannah menjadi tempat kita bersua disana

Ana uhibbuka fillah ilal jannah ya Zauji
May Allah guide you to be better imam for our family





Saturday, December 5, 2015

Dine and Work




Ya. Malam ini adalah malam menulis blog, malam bermain dengan internet dan mengerjakan e-kinerja. Dan malam mencari tempat tongkrongan baru :D

Saya memilih Cafetaria by Mono yang terletak persis di samping tempat saya tinggal (jl. Tanjung Duren Raya). Cafetaria by Mono ini mempunyai 3 lantai, setiap lantainya berukuran sekitar 2,5m x 10 m. Ruangannya tidak telalu besar, namun karena ditata dengan cantik menimbulkan suasana yang cozy untuk berlama - lama disini, tentunya karena ada fasilitas free wifi nya juga :)




Karena seharian saya bad mood, saya mencari moodbooster disini. So I pick Milo Godzzila for my drink. Satu liter milo coklat cukup membuat perut anda kekenyangan, dan sudah hampir dua jam, milo saya belum habis juga.




For the meal, I pick chicken mushroom sauce. Both of the menu make my tummy fully loaded.
The meal is about IDR 38.455 and the drink is about IDR 48.000. It will be added with service charge about 5% and tax is about 10%.

So, this is my saturday nite, while my hubby is being over there in another island with his bussiness, I do my blogger things. How about yours?